JANGAN TAKUT UNTUK MENGAMBIL SATU LANGKAH BESAR BILA MEMANG ITU DIPERLUKAN. ANDA TAK AKAN BISA MELOMPATI JURANG DENGAN DUA LOMPATAN KECIL

Minggu, 16 November 2014

MTS NEGERI MUARA ENIM RAIH JUARA III BALAP SEPEDA TINGKAT KABUPATEN KE- 68 (ALRIZKI HABIBILLAH DINI  IX.B)







Muara Enim – MTs Negeri
Dalam rangka hari jadi Kabupaten ke 68. Pengurus Kabupaten Ikatan Sport Sepeda Indonesia (Pengkab ISSI) Muara Enim mengadakan Kejuaraan Balap sepeda tingkat pelajar yunior Tingkat SD/SMP/MTs/ SMA/SMK Putra/putri memperebutkan piala Bupati Muara Enim tahun 2014. Diikuti oleh 50 orang peserta. Kejuaraan balap sepeda ini dilaksanakan (13 s.d 16/11/ bertempat di Islamic Center Muara Enim.Senin 17/11).
MTs Negeri Muara Enim mengirim siswa putra maupun putri sebanyak 10 orang. Melalui perjuangan yang sangat ketat dengan rote perjalanan yang cukup melelahkan dan penuh rintangan start dari Gedung kesenian dan finish di Islamic cantre perjalanan 5 KM dgn 15 KM, maka siswa ini berhasil memperoleh juara pada lomba ini.
Juara III katagori Critirium pelajar junior putra tingkat SMP/SMA diraih oleh AlRizki Habibillah Dini kelas IX.B. Juara harapan I Roal Race Juniar putra an. M. Ryandika Aditya kelas IX.B. Juara harapan III Roal Race Putri a.n. Mely Putri Utami IX.A, dan Putri Aulia VIII.D, Juara harapan II Frandigo Cahya Al-Falah.
Usai upacara bendera hari senin siswa menyerahkan tropy juara III dan mendali kepada MTs Negeri Muara Enim yang diterima oleh waka kurikulum Emawardi, S.Pd dan waka kesiswaan Hj.Semawati, S,Pd Al-Rizki CS. Disamping tropy, mendali perunggu, panitia memberikan uang pembinaan untuk juara III, 400.000,, juara harapan I, Rp.300.000, harapan II , III uang pembinaan sebesar 200.000,-AlRizki saat ditemui mengatakan “Saya sangat bahagia dapat memperoleh juara III seperti tahun yang lalu karena untuk tingkat SMP hanya MTs Negeri Muara Enim yang mengirim dan saingan kami adalah siswa SMA” jelasnya.“Saya bangga bisa membawa nama harum MTs Negeri Muara Enim, semoga di tahun-tahun mendatang saya dapat tetap eksis dan bisa meraih juara I,” ungkap Alrizki.
Emawardi S.Ag, mewakili kepala MTs Negeri Muara Enim mengucapkan terima kasih kepada siswa yang sudah membawa nama harus madrasah “Tingkatkan prestasi kalian supaya dapat berprestasi lebih baik lagi” Tegas Emawardi. (Misly)

TIM ADIWIYATA KABUPATEN SAMBANGI MTSN MUARA ENIM



Muara Enim, Inmas.
Tim Sekolah Adiwiyata Kabupaten yang menang di Tingkat Nasional yaitu SMK Negeri 2 Muara Enim mengunjungi MTs Negeri Muara Enim untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi sejauhmana kegiatan adiwiyata yang telah dilaksanakan selama ini. Bertempat di MTs Negeri Muara Enim dari pukul 08.30 s.d. 10 WIB, Sabtu (15/11)
Tim adiwiyata ini di ketua oleh Bambang Guspiantara, S.Pd.M.M beranggotakan; Wiji Rahayu Fitri, S.Pd, Amri Kusuma, S.Pd, Nurul Hidayah, S.Pd.I, Ika Rina Permata Hati, SE,M.Si, Dra.Zulfarasia. Disambut langsung oleh Tim Adiwiyata MTs Negeri Muara Enim yang diketua oleh Hj.Iin Parlina, S.Pd, Hj. semawati, Spd, Emawardi, S.Pd.
Dalam kesempatan ini ketua Tim adiwiyata SMKN2 yang diwakili oleh Wiji Rahayu Fitri mengungkapkan bahwa MTs Negeri Muara Enim sebagai sekolah Adiwiyata di Kabupaten Muara Enim sudah cukup baik.
Baik ditinjau dari Penghijauan, ruang UKS yang sudah cukup memadai, sarana prasarana belajar sudah cukup lengkap, begitu juga dengan kebersihan sudah ada peningkatan yang cukup maju. Ditambahkan lagi Pembuatan kompos dari sampah organik belum ada dan disarankan untuk dibuat.
Senada dengan hal ini ketua Tim adiwiyata MTs Negeri Muara Enim Hj.Iin Parlina menegaskan bahwa “Kendala yang dihadapi oleh MTs Negeri Muara Enim yang menjadi PR besar adalah kondisi WC yang sangat terbatas dan tidak sebanding dengan jumlah siswa, hal ini perlu dicarikan solusinya juga kantin yang belum dibangun secara permanen dan masih perlu pembenahi. Jelas Iin
Setelah kendala-kendala yang dihadapi dibahas bersama maka Tim Adiwiyata Kabupaten memberikan masukan dan saran kepada Tim adiwiyata MTs Negeri Muara Enim agar segera dapat melengkapi sarana WC yang masih sangat kurang. Kantin sehat yang perlu dibangun.
Tepat pembuatan sampah organik perlu dibuat karena belum ada. Disarankan Mts Negeri Muara Enim mencari pihak ketiga bekerjasama untuk melibatkan komite dan simpatisan untuk mencari dana pembangunan sarana ini, mengingat dana sekolah yang sangat terbatas. (Misly)

TINGKATKAN SDM GURU MELALUI SEMINAR BAHASA


Muara Enim, Inmas
Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan SMA Bukit Asam melaksanakan Seminar Nasional Bahasa dan Kurikulum 2013 dalam rangka Bulan Bahasa dan Sastra 2014, Jum’at (24/10).
Kegiatan ini dilaksanakan dari pukul 08.00 s.d.16.00 WIB bertempat di Gedung Serba Guna Lantai 4 PT Bukit Asam tbk, Tanjung Enim Kab. Muara Enim. Diikuti oleh 500 peserta perwakilan guru-guru dan kepala sekolah Negeri maupun swasta baik dari Tingkat SD/MI, SMP/MTs N maupun tingkat SMA/MAN sederajat.
Madrasah Tsanawiyah Negeri Muara Enim mengirim 2 orang peserta sebagai utusan yakni Kepala MTs Negeri Muara Enim Ahmad, S.Pd,M.M dan Novi Fitriyanti, S.Pd guru bidang studi Bahasa Indonesia.
Materi Seminar  mengambil tema tentang Implementasi Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia yang disampaikan oleh Prof. Dr. Mulyadi Eko Purnomo,M.Pd. Didampingi oleh moderator Ery Agus Kurnianto, M.Pd dan Notulen dari perwakilan guru SMA Bukit Asam.
Dalam paparannya Mulyadi menyampaikan Strategi dan Implementasi pembelajaran berbasis teks dengan pendekatan saintifik.
“Tujuannya untuk mengetahui strategi dan Implementasi pembelajaran berbasis teks dengan pendekatan saintifik pembelajaran bahasa Indonesia kelas VII,“jelasnya
Ditambahkannya bahwa proses pembelajaran berbasis teks melalui pendekatan saintifik merupakan pembelajaran yang mendorong siswa lebih mampu dalam mengamati, menanya, mencoba dan mengumpulkan data, mengasosiasi/menalar dan berkomunikasi melalui teks.
Saat ditemui Ahmad, S.Pd.M.M mengatakan kegiatan ini memberikan nilai yang sangat positif guna menambah wawasan pengetahuan khususnya bagi guru bahasa Indonesia dan yang hadir mengikuti kegiatan ini.
Acara semakin seru dan komunikatif saat dibuka ruang tanya jawab, dan bagi yang aktif bertanya diberi hadiah berupa hadiah buku bacaan dan bingkisan-bingkisan menarik lainnya.
Kemudian acara ditutup dengan pemberian cindera mata dari panitia Balai Bahasa diberikan kepada pemateri tunggal Prof.Dr. Mulyadi Eko Purnomo, M.Pd. Sedangkan peserta Seminar diberikan piagam. (Misly)

Kamis, 16 Oktober 2014

TIM SEKOLAH SEHAT PROPINSI NILAI MTS NEGERI MUARA ENIM




Muara Enim – Inmas



Madrasah Tsanawiyah Negeri Muara Enim menang lomba sekolah sehat tingkat Kabupaten sebagai juara I dan mewakili untuk sekolah sehat tingkat propinsi. Sebagai tindak lanjutnya Tim sekolah sehat tingkat propinsi  dari pukul 15.00 s.d 17.00 WIB mendatangi MTs Negeri Muara Enim untuk mengadakan penilaian. Jum'at (1610)
Tim sekolah sehat tingkat Propinsi Sumatera Selatan diketua Dr. Erda Guswanti.,M.K.M beserta rombongan dari Kesra, KEMENAG, DIKNAS Propinsi Sum-Sel. Didampingi KADINKES Kabupaten Muara Enim Dr.Yan Riyadi.Su'ud dari Kesra, Imam Santoso, S.Pd.I DIKNAS, Slamat Dejo, S.Pd, Hj Surya Iryani,S.Sos dari PKK Kab.Muara Enim, Irma,S.KM dari Puskesmas Kec. Muara Enim.
Kedatangan Tim ini disambut gembira oleh Kepala MTs Negeri Muara Enim Ahmad, S.Pd,MM beserta



dewan guru staff dan karyawan diiringi dengan acara hiburan Marawis MTs Negeri Muara Enim dan dilanjutkan dengan acara seremonial.


Dalam sambutannya Ahmad, S.Pd. M.M. mengucapkan selamat datang kepada rombongan Tim sekolah sehat ini dan menjelaskan keadaan biografis MTs Negeri Muara Enim dan siap untuk dinilai dan sekaligus mohon bimbingan dan masukan untuk kemajuan MTs Negeri Muara Enim kedepannya.


Ditempat yang sama Ketua TIM penilai sekolah sehat tingkat Propinsi Dr.Erda Guswanti.M.K.M menyampaikan maksud kedatangan tim penilai ini. “Tim kami akan menilai secara keseluruan yang berkaitan dengan penilaian sekolah sehat” Jelas Erda


Selanjutnya Tim berbagi beberapa kelompok untuk melakukan observassi dan menilai secara lansung keadaan profil sekolah,berdasarkan instrumen penilaian. Penilain mencakup sarana prasarana (Seluruh ruang kelas, guru, kepala, TU, lab bahasa, multi Media, perpustakaan, lab IPA, WC siswa, WC guru,TU , Taman Toga, UKS, mushollah, kantin, bahkan sampai ke laci meja guru. Disamping itu penilaian dilengkapi dengan dokumentasi dan administrasi.


Masukan dari Tim penilai untuk menambah WC untuk siswa, 40 minimal 1 WC, keadaan air yang keruh untuk dikordinasikan dengan PAM melalui puskesmas/ dinas kesehatan, Kantin sebaiknya dibangun secara permanen. Perbanyak kegiatan penyuluhan kesehatan dengan berbagai pihak, study banding dengan sekolah yang sudah berhasil menjadi sekolah sehat.


Kekurangan Sarana atau bangunan fisik disarankan Tim propinsi untuk bekerjasama dengan komite sekolah, wali siswa, pemerintah setempat dinas-dinas yang terkait, Kesra/Pemda, PTBA, PT PAMA sesuai dengan SK 4 Menteri. (Misly)


Selasa, 14 Oktober 2014

BENDAHARA MTSNEGERI MUARA ENIM MUTASI KEPALI



Muara Enim – Inmas
Madrasah Tsanawiyah Negeri Muara Enim harus ikhlas melepas salah seorang guru terbaik bernama Antoni S.Ag yang sudah menagabdi selama 6 tahun di MTs Negeri Muara Enim ini. Bertempat di MTs Negeri Muara Enim dilaksanakan acara perpisahan.Rabu (15/10).
Antoni S.Ag memulai karirnya sebagai guru terhitung 1 September 2008 sampai dengan 1 September 2014 hampir 6 tahun. sebagai guru agama pada pelajaran Aqidah Akhlaq dan sekaligus dipercayakan menjadi bendahara di MTs Negeri Muara Enim.
Jabatan bendahara di alihkan kepada Novi Fitriyanti, S.Pd yang sehari-hari sebagai guru bahasa Indonesia dan selama beberapa bulan ini Antoni berbagi ilmu, pengalaman baik secara administrasi maupun secara pembukuan kepada Novi sehingga acara perpisahan Antoni baru dilaksanakan hari ini.
Kepala MTs Negeri Muara Enim Ahmad, S.Pd.MM dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Antoni yang telah mengabdikan diri di Mts Negeri Muara Enim ini. Atas nama pribadi, kepala, guru, siswa selama kebersamaan tentunya tidak terlepas dari kesalahan dan kekhilafan, untuk itu saya mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya”, ungkap Ahmad.
Ahmad berpesan kepada Antoni “ Ambilah kenangan yang baik-baik di Mts Negeri ini sedangkan kenangan yang buruk tolong ditinggalkan. Semoga perpisahan ini diredhoi Allah bukan karena emosi atau kesalahfahaman tapi lebih karena pengabdian menjalankan tugas negara dan ibadah karena Allah, Slamat bertugas ditempat yang baru Insyaallah jalinan silaturahmi ini”, jelasnya.
Pada waktu yang sama Antoni menyampaikan terimah kasih yang mendalam karena banyak kenangan pengalaman serta sahabat-sahabat yang sudah menjadi bagian keluarga di MTs Negeri Muara Enim.
“Saya mohon keikhlasan dan keredhoan andaikata dalam kebersamaan terdapat salah dan khilap karena setelah ini saya akan pindah tugas ke Kabupaten Pali menjadi guru sesuai dengan profesi selama ini
 
” Jelas Antoni
Acara dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan berupa cindera mata dari keluarga besar MTs Negeri Muara Enim. Suasana berubah menjadi haru ketika acara terakhir guru dan siswa bersalam-salaman diiringi lagu salawat oleh tim marawis MTs Negeri Muara Enim. (Misly)