JANGAN TAKUT UNTUK MENGAMBIL SATU LANGKAH BESAR BILA MEMANG ITU DIPERLUKAN. ANDA TAK AKAN BISA MELOMPATI JURANG DENGAN DUA LOMPATAN KECIL

Minggu, 16 November 2014

TIM ADIWIYATA KABUPATEN SAMBANGI MTSN MUARA ENIM



Muara Enim, Inmas.
Tim Sekolah Adiwiyata Kabupaten yang menang di Tingkat Nasional yaitu SMK Negeri 2 Muara Enim mengunjungi MTs Negeri Muara Enim untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi sejauhmana kegiatan adiwiyata yang telah dilaksanakan selama ini. Bertempat di MTs Negeri Muara Enim dari pukul 08.30 s.d. 10 WIB, Sabtu (15/11)
Tim adiwiyata ini di ketua oleh Bambang Guspiantara, S.Pd.M.M beranggotakan; Wiji Rahayu Fitri, S.Pd, Amri Kusuma, S.Pd, Nurul Hidayah, S.Pd.I, Ika Rina Permata Hati, SE,M.Si, Dra.Zulfarasia. Disambut langsung oleh Tim Adiwiyata MTs Negeri Muara Enim yang diketua oleh Hj.Iin Parlina, S.Pd, Hj. semawati, Spd, Emawardi, S.Pd.
Dalam kesempatan ini ketua Tim adiwiyata SMKN2 yang diwakili oleh Wiji Rahayu Fitri mengungkapkan bahwa MTs Negeri Muara Enim sebagai sekolah Adiwiyata di Kabupaten Muara Enim sudah cukup baik.
Baik ditinjau dari Penghijauan, ruang UKS yang sudah cukup memadai, sarana prasarana belajar sudah cukup lengkap, begitu juga dengan kebersihan sudah ada peningkatan yang cukup maju. Ditambahkan lagi Pembuatan kompos dari sampah organik belum ada dan disarankan untuk dibuat.
Senada dengan hal ini ketua Tim adiwiyata MTs Negeri Muara Enim Hj.Iin Parlina menegaskan bahwa “Kendala yang dihadapi oleh MTs Negeri Muara Enim yang menjadi PR besar adalah kondisi WC yang sangat terbatas dan tidak sebanding dengan jumlah siswa, hal ini perlu dicarikan solusinya juga kantin yang belum dibangun secara permanen dan masih perlu pembenahi. Jelas Iin
Setelah kendala-kendala yang dihadapi dibahas bersama maka Tim Adiwiyata Kabupaten memberikan masukan dan saran kepada Tim adiwiyata MTs Negeri Muara Enim agar segera dapat melengkapi sarana WC yang masih sangat kurang. Kantin sehat yang perlu dibangun.
Tepat pembuatan sampah organik perlu dibuat karena belum ada. Disarankan Mts Negeri Muara Enim mencari pihak ketiga bekerjasama untuk melibatkan komite dan simpatisan untuk mencari dana pembangunan sarana ini, mengingat dana sekolah yang sangat terbatas. (Misly)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar