JANGAN TAKUT UNTUK MENGAMBIL SATU LANGKAH BESAR BILA MEMANG ITU DIPERLUKAN. ANDA TAK AKAN BISA MELOMPATI JURANG DENGAN DUA LOMPATAN KECIL

Senin, 16 Maret 2015

POLRES MUARA ENIM OPERASI BINA KUSUMA MUSI 2015




Muara Enim, Inmas.
Polres Muara Enim sambangi MTs Negeri Muara Enim untuk memberikan pembinaan kepada 600 siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri Muara Enim beserta dewan guru staff dan karyawan dalam rangka Operasi Bina Kusuma Musi 2015. Bertempat di lapangan MTs Negeri Muara Enim. Kamis (12/03).
Tim Polres ini dipimpin oleh AKP.Ahmad Jais, SE (Kasat Binmas), IPDA Yusda Fuadi (KBO Binmas), AIPTU Aming Iriana,SH (Kanit Kamsa), AITU Hendrianto (Kaur Mintu), AIPTU Suharto (Kapospol), BRIPKA Erfat.Y (Kamit Bintibmas), Bripka Novrianto (Kanitpolmas).
Disambut langsung oleh waka Humas Sarana Prasarana MTs Negeri Muara Enim Misliyani, M.Pd.I, waka Kesiswaan Hj.Semawati, S.Pd.I, waka Kurikulum Emawardi,S.Pd. Pembina OSIS Marsel Ismail, S.Pd dan Suyatno, S.Pd.
Tim Polres Muara Enim mengagendakan materi yang disampaikan kepada keluarga besar MTs Negeri Muara Enim; Tentang KAMTIBMAS (Keamanan Ketertiban Masyarakat), kenakalan remaja yang kian marak, Premanisme dan Narkoba.
Kasat Binmas AKP Ahmad Jais, SE mengatakan “Semakin Maraknya kenakalan remaja yang terjadi yang dilakukan oleh remaja. Siswa terkadang dari rumah sekolah tetapi terkadang mereka bolos, minggat sekolah mampir ke internet. Balapan liar, Sex/pergaulan bebas, miras, Narkoba yang harus dihindari oleh remaja,” ungkapnya
kepada siswa dengan adanya pembinaan dan penyuluhan ini diharapkan “Siswa dapat menjadi polisi dalam dirinya sendiri dan menjauhi narkoba dan dapat bergaul dilingkungan yang baik dan terhindar dari kenakalan remaja serta premanisme,” jelasnya.
Kepala MTs Negeri Muara Enim memberikan apresiasi yang sangat positif dengan diadakannya penyuluhan dan pembinaan ini. Karena siswa SMP/MTs masih masa puber dan selalu ingin mencoba-coba hal-hal yang baru dan tidak tahu akibat atau bahaya besar yang akan meraka alami”, jelasnya
Ditambahkan ia bahwa Melalui pembinaan dan penyuluhan ini akan mengingatkan bagi siswa agar tidak terperosok ke hal-hal yang dapat merugikan dirinya sendiri, jangan rusak masa remaja yang hanya satu kali dan realisasikan pola hidup sehat dan agamis,” jelas Ahmad.
Acara kian marak dengan dibukanya dialok tanya jawab usai materi disampaikan. Respon siswa sangat komunikatif sehingga membuat suasana tambah akrab dan harmonis. (Misly).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar